Jajanan Favorit 90an

Terutama pelajar dan pekerja yang membutuhkan asupan ditengah jeda rutinitasnya. Hasil survey yang diadakan oleh Mondelez menemukan bahwa biskuit industri menempati posisi teratas jajanan favorit masyarakat Indonesia. Nilai bisnis konsumsi jajanan masyarakat Indonesia mencapai 243 Trilliun Rupiah, sungguh pasar yang sangat mengiurkan untuk pelaku bisnis snack industri. Amin Dollah adalah satu dari tiga penjual arum manis di Kota Parepare yang masih bertahan hingga kini.

Meskipun begitu, harga pentol masih bisa dijangkau oleh anak sekolah. Instagram/gendut_kulineranGulali jadul dengan berbagai bentuk unik dan menarik ini menjadi makanan yang wajib untuk dibeli saat masa kecil. Bagi kalian yang ingin bernostalgia dengan permen cantik ini dapat menemuinya di Pasar Beringharjo, Yogyakarta yang dijual oleh Pak Aham. Setangkai gulali jadul satu ini dijual dengan harga Rp5.000. aku tuh emang penyuka manis jadi suka banget sama gulali yang dibentuk warna merah dan hijau.

Semakin langkanya dan sulit ditemui jajanan ini menjadikan bebebrapa orang rindu dan mencari-cari jajanan zaman dahulu tersebut. Pada umumnya makanan ini disukai oleh anak-anak, namun saat ini sudah menyebar luas hingga ke segala kalangan usia. Tetapi, sekarang jajanan yang lembut ini cukup sulit untuk ditemukan di daerah-daerah kalian. Ciri lain dari gulali ini yaitu teksturnya yang sangatlah keras dan lengket banget. Dengan cara ditusuk menggunakan tusukan kayu atau bambu yang kecil-kecil, gulali ini bisa disebut dengan permen lollipop tradisional. Selain gulali polos,jarang orang mencampurkann kacang tanah ke dalam gulali gula jawa tersebut sebagai penambah rasa.

Bahan kulit tape terbuat dari tepung terigu yang dicampur telur dan minyak. Tidak ada salahnya menjual pie tape meski belum banyak orang yang menengalnya. Pie tape menjadi ide usaha makanan unik dan kreatif yang akan mendatangkan omzet besar. Gulali ini dapat dibentuk menjadi berbagai macam bentuk binatang sehingga para pembeli semakin tertarik.

Jajanan favorit gulali

“Ya, memang kuliner gulali tradisional ini bisa dibentuk sesuka hati jika dalam kondisi masih hangat. Jika sudah kembali ke suhu normal, maka gulali ini akan mengeras dan tidak bisa dibentuk lagi. Butuh skill yang tinggi untuk membentuk gulali dalam waktu singkat,” kata Yayan, salah satu penjual gulali tradisional. Generasi 90an pasti ingat deh es yang disajikan warna-warni yang teksturnya unik ini. Rasanya yang tidak terlalu manis, dan menggunakan pewarna makanan alami membuatnya sangat aman untuk dikonsumsi. Apalagi, kamu bisa meminta penjualnya untuk membuat bentuk jaring laba-laba, dan membuatnya setengah matang agar lebih enak saat dimakan panas-panas.

Namun, sayangnya saat ini gulali jarang ditemukan. Meski ada yang menjual biasanya di tempat wisata, dan mematok harga yang lumayan agak mahal karena sudah jarang ditemukan. Jika diingat-ingat kembali, gulali ini dapat dibentuk beraneka karakter dan model Togel Online Terpercaya, seperti bunga, dot, burung, ayam, kupu-kupu, hingga sisir, dan lain sebagainya. Jajanan kaki lima ini mampu membuat Anda meluncur menuju kebahagian masa kecil berkat aroma gula merah cairnya.